Posted by: dEn t0w0 on: 22 January 2010
Langit Jakarta masih diselimuti awan kelabu yang menandakan hujan akan segera turun, ketika satu pesan singkat masuk ke dalam telefon selular yang menyatakan seorang pemimpin perusahaan besar, PT Astra Internasional Tbk (AI), Michael D Ruslim meninggal, pada Rabu (20/1) pukul 06.08 WIB.
“Segenap komisaris, direksi dan karyawan perseroan serta Grup Astra menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam. Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Amin..,” ungkapnya.
Duka yang dalam dan kehilangan terhadap pemimpin besar Grup Astra itu juga terlihat dari batalnya pertemuan ramah tamah awal tahun PT Astra Honda Motor (AHM) yang rencananya dihadiri kalangan petinggi perusahaan manufaktur dan pemasaran sepeda motor Honda, Rabu siang.
Michael D Ruslim tidak hanya meninggalkan istri, Trisni Puspitaningtyas, dan dua anak yaitu Gisela Deamanda Prasadhistika dan Mayongga Gilang Pragiwaksana, namun juga meninggalkan duka yang dalam di hati kolega, teman, dan karyawan Grup Astra, karena kehilangan pemimpin yang rendah hati sebelum tiba masa pergantian pemimpin baru di perusahaan nasional terkemuka itu.
Sebagai seorang Muslim, jenazah Michael yang tiba di Jakarta melalui Bandara Halim Perdana Kusuma pada pukul 15.30 WIB dan dibawa ke kediamannya di Jalan Taman Patra IX No. 9, Kuningan Timur, Jakarta Selatan dan setelah shalat Subuh pada 21 Januari 2010 pemimpin Grup Astra itu akan dibawa ke peristirahatan terakhir di taman pemakaman San Diego Hills, Karawang.
Selamat jalan Pak Michael, kerendahan hatimu sebagai pemimpin akan menjadi tauladan.(*)
Sumber : ANTARA dan segenap orang-orang ASTRA :D
Recent Comments