Posted by: dEn t0w0 on: 20 May 2009
Mandy Samantha, lahir di Malang, 4 Oktober 1983.. setelah memutuskan menjadi mu’alaf pada tahun 2003 mengganti namanya menjadi Nadia Hasan… tapi gue tetep suka manggil pake nama lahirnya “Mandy” biasa gue sapa “Ndie”. Dapet julukan “Gendis” setelah doi sempet melar badannya alias jadi gendut beberapa tahun yang lalu. So what?, kenapa gue ngomongin doi di sini, siapa doi?.
Mandy sesosok wanita yang sudah gue kenal sangat lama, dari kecil sampai gue tumbuh dan beranjak remaja bahkan dewasa huekekeke. Cewe yang dulunya jadi kotak arsip cerita gue sebelum akhirnya gue kecewa dan hilang kepercayaan terhadapnya. Bahkan pada tahun 99 kami akhirnya berani memutuskan menjadi sepasang kekasih.
Kisah perjalanan cinta yang sungguh terjal, mesra, berkelahi, mesra lalu berkelahi dan seterusnya hingga akhirnya karam awal tahun 2007.
Setelah itu ada My-Ex, lalu sekarang Via jadi pacar gue. LAGI-LAGI, Gendis jadi momok buat mereka berdua.
Jujur memang sempat kami mencoba berkali-kali untuk merajut kepercayaan kembali seperti dulu, namun setelah perayaan anniversary sepuluh tahun kebersamaan kami, 27/02/99 – 27/02/09 pada 27 februari tahun ini, kami berdua memutuskan untuk mundur teratur lalu jalan masing-masing selamanya terhitung mulai dari malam itu.
Yup, kisah kami udah selesai, kami berdua janji untuk menyimpan kisah itu rapi di dasar hati ini!!, tak kan pernah membukanya kembali, dan kami berharap bisa jadi teman baik, paling ngga. Kami berdua juga janji buat menghormati kisah kami masing-masing di masa yang akan datang.
Sekarang apa perlu, gue dan juga Gendis mengumpulkan orang-orang yang butuh penjelesan ini semua, lalu kami berdua naik ke mimbar tertinggi di dunia lalu mulai berbicara bahwa kisah kami udah bener-bener karam dan usai.
Tolong hormati masa lalu kami, seperti kami bisa menghormati kisah-kisah baru kami.
21 May 2009 at 12:56 am
waaahhh straight forward n receive every decision,,,,